SERANG - Aksi damai Masyarakat Banten Bersatu (MBB) di depan PT Nikomas Gemilang tercoreng oleh salah satu pengakuan korban yang menitipkan lamaran kepada MBB untuk bekerja di PT Nikomas Gemilang. Kamis, 18/7/24.
Ditengah-tengah aksi damai MBB ada salah satu orang yang menerobos masuk dalam orasi yang dilakukan oleh Rohmatulloh alias Romeo dengan berteriak bahwa dia korban yang dijanjikan oleh Romeo untuk bekerja di PT Nikomas Gemilang dengan membayar uang Rp.10 juta kepada Helmi dan Romeo.
Menurut pengakuan Lutpi, bahwa dirinya sudah memberikan uang kepada Helmi Rp. 5 juta berupa transfer dan cash ke Romeo sebesar Rp. 5 Juta, ujarnya.
" Kami memberikan lamaran ke MBB melalui Helmi dijanjikan untuk bekerja di PT Nikomas Gemilang, dan sudah memberikan uang sebesar Rp. 10 juta, dan janjinya kalau tidak masuk kerja uang akan dikembalikan," ungkapnya.
Lanjut Lutpi, "saya hanya minta pertanggung jawaban dari MBB, kalau tidak masuk kerja ya kembalikan uangnya." Tutupnya.
(Suprani)
Eeh Busyet.. Tak Kunjung Kerja, Malah di Ajak Demonstrasi


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
Trending Now
-
Tangerang - Paket pekerjaan betonisasi Jalan Kampung Karang Kobong 012/004, Desa Sidoko, Kecamatan Gunung, Kabupaten Tangerang, Banten, pad...
-
SERANG, - Media Online Indonesia (MOI) DPW Banten mengadakan acara buka puasa bersama dan bagi-bagi takjil serta nasi box kepada pengguna ...
-
Jakarta - Sekelompok Mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Mahasiswa Bersama Rakyat 98 (MABAR 98) memaparkan dugaan adanya operasi inte...
-
Jawa Barat - Izzatunisa Ayudia merupakan yayasan sebagai salah satu lembaga rehabilitasi komponen masyarakat merupakan pusat rehabilitasi n...
-
Dokumentasi DPD KNPI Pandeglang, saat Teatrikal di depan Kantor Badan Gizi Nasional, Jum'at 13/03/26 JAKARTA,- Dewan Pengurus Daerah Kom...

