GPMM Angkat Bicara soal Dugaan Penyimpangan MBG: “Jangan Korbankan Gizi Rakyat demi Keuntungan Oknum”

sultannews.co.id
Senin | 18:05 WIB Last Updated 2026-02-23T11:05:05Z

 

Dokumentasi Menu MBG SPPG Cikeusik Desa Nanggala Kec Cikeusik Pandeglang-Banten", Senin, 23/02/2026


PANDEGLANG — Gerakan Pemuda Mahasiswa Melawan (GPMM) menyatakan sikap tegas atas dugaan pembagian dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai tidak sesuai dengan nilai anggaran yang telah ditetapkan pemerintah. Organisasi kepemudaan tersebut menilai, jika benar terjadi pengurangan kualitas, kuantitas, maupun nilai per porsi, maka hal itu merupakan bentuk pengkhianatan terhadap amanah negara.


Koordinator Nasional GPMM Rohmat, dalam keterangan tertulisnya, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah kebijakan strategis yang dirancang untuk menjawab persoalan gizi dan ketimpangan akses pangan di kalangan masyarakat.


“MBG adalah hak masyarakat, bukan hak oknum. Jika ada pihak yang bermain-main dengan anggaran atau memangkas kualitas demi keuntungan pribadi, itu adalah tindakan yang tidak bermoral dan melukai rasa keadilan publik,” tegasnya.


GPMM menilai, program sebesar MBG semestinya dijalankan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas penuh. Setiap rupiah yang dialokasikan, kata dia, harus dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka kepada masyarakat sebagai penerima manfaat.


“Kami meminta seluruh pelaksana di lapangan membuka secara jujur rincian anggaran dan realisasi per porsi. Publik berhak tahu berapa nilai yang ditetapkan dan apa yang benar-benar diterima masyarakat,” ujar Rohmat.


Lebih jauh, GPMM mendesak instansi terkait untuk segera melakukan monitoring dan evaluasi menyeluruh tanpa kompromi. Pemeriksaan langsung di lapangan dinilai penting guna memastikan tidak ada penyimpangan dalam proses distribusi.


“Jangan sampai program yang seharusnya menjadi solusi justru berubah menjadi sumber masalah karena lemahnya pengawasan. Jika dugaan ini benar dan dibiarkan, ini adalah kegagalan pengawasan yang serius,” katanya.


GPMM juga meminta aparat penegak hukum turun tangan apabila ditemukan indikasi pelanggaran atau praktik koruptif dalam pelaksanaan program tersebut.


“Copot dan proses hukum siapa pun yang terbukti mempermainkan program ini. Tidak boleh ada toleransi terhadap penyimpangan, apalagi yang menyangkut hak dasar masyarakat atas gizi,” bebernya.


Sebagai bentuk komitmen, GPMM menyatakan akan terus mengawal implementasi MBG hingga ada kejelasan dan tindakan nyata dari pihak berwenang.


“Kami tidak akan diam. Program ini menyangkut masa depan generasi bangsa. Jangan korbankan gizi rakyat demi keuntungan pribadi,” tutupnya

iklaniklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • GPMM Angkat Bicara soal Dugaan Penyimpangan MBG: “Jangan Korbankan Gizi Rakyat demi Keuntungan Oknum”

Trending Now

Iklan