Gerakan Pemuda Mahasiswa Kawal Polsek Pagelaran Tangani Laporan Warga Hampir Jadi Korban Pengeroyokan

sultannews.co.id
Kamis | 14:40 WIB Last Updated 2026-03-26T07:40:58Z

 


‎PANDEGLANG,- Gerakan pemuda mahasiswa turun langsung mengawal proses penanganan laporan pengaduan (lapdu) warga di Polsek Pagelaran, terkait insiden dugaan ancaman pengeroyokan dan penganiayaan.

‎Peristiwa tersebut bermula saat ( RH ) seorang warga berinisiatif mendokumentasikan sebuah unit sepeda motor roda dua yang mengalami kecelakaan di wilayah Kampung Bojong Kondang Desa Sukadame Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pandeglang. 

‎Namun, tindakan tersebut justru memicu kesalahpahaman dari sekelompok orang di lokasi kejadian.

‎( RH ) Korban mengaku mendapat intimidasi, ancaman, hingga nyaris menjadi korban pengeroyokan karena dianggap tidak berhak mengambil gambar di tempat kejadian. 

‎Situasi sempat memanas sebelum akhirnya berhasil diredam.

‎Menindaklanjuti kejadian tersebut, Gerakan Pemuda Mahasiswa (GPMM) mendampingi korban untuk membuat laporan resmi ke pihak kepolisian.

‎Mereka juga mengawal proses hukum agar berjalan secara transparan dan adil.

‎“Kami hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan hukum dan tidak ada tindakan main hakim sendiri,” ujar Irgi salah satu perwakilan mahasiswa.

‎Pihak Polsek Pagelaran menyatakan telah menerima laporan tersebut dan tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut.

‎Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan kekerasan serta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat penegak hukum.

‎Kasus ini menjadi perhatian publik, mengingat pentingnya kesadaran hukum dan keamanan warga dalam situasi darurat seperti kecelakaan lalu lintas. (Red/Adm) 

iklaniklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Gerakan Pemuda Mahasiswa Kawal Polsek Pagelaran Tangani Laporan Warga Hampir Jadi Korban Pengeroyokan

Trending Now

Iklan