![]() |
| Dokumentasi : Mahasiswa dan Alumni saat selesai pemakaman KH. Aman Syairi AS, S.Ag., M.M., M.Si., pada Kamis (16/7/2026) |
PANDEGLANG,- Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Babunnajah Menes, Nahdlatul Ulama (NU), civitas akademika, para santri, alumni, serta masyarakat Banten atas wafatnya ulama kharismatik sekaligus pendidik Islam, KH Aman Syairi AS, S.Ag., M.M., M.Si., pada Kamis (16/7/2026) pukul 03.55 WIB di RS Drajat Prawiranegara, Kota Serang.
Di antara banyak ungkapan belasungkawa dan Do'a yang mengalir, Sekretaris DPD KNPI Kabupaten Pandeglang sekaligus alumni STAI Babunnajah, Entis Sumantri, mengaku sangat kehilangan sosok yang selama ini tidak hanya menjadi guru, tetapi juga telah ia anggap sebagai orang tua yang menjadi tawuladan bagi kami generasi muda.
"Kami turut berduka cita atas wafatnya guru sekaligus orang tua kami, Abah KH. Aman Syairi AS. Beliau adalah sosok ulama yang kharismatik di Menes. Saya mengenal almarhum sejak menempuh pendidikan di STAI Babunnajah. Beliau pribadi yang baik, ramah, santun penyayang, dan sangat peduli kepada para mahasiswanya," ujar Entis.
Kabar wafatnya almarhum dengan cepat menyebar melalui berbagai grup WhatsApp dan media sosial. Ucapan belasungkawa dan doa terus mengalir dari berbagai kalangan, mulai dari para ulama, tokoh masyarakat, akademisi, pemerintah, mahasiswa, alumni, hingga masyarakat luas yang mengenal sosok almarhum.
Semasa hidupnya, KH. Aman Syairi AS dikenal sebagai ulama yang mengabdikan hidupnya untuk dakwah, pendidikan, dan pembinaan umat. Beliau pernah menjabat sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pandeglang periode 2017–2022, serta mengemban amanah sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Babunnajah dan Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Babunnajah Menes.
Melalui kepemimpinannya, Babunnajah berkembang menjadi salah satu lembaga pendidikan Islam yang telah melahirkan banyak lulusan dan berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia yang berakhlak, beriman dan berilmu.
Bagi Entis, sosok KH. Aman Syairi AS merupakan figur yang tidak pernah lelah membimbing para mahasiswa dan alumninya, bahkan di luar aktivitas perkuliahan. Menurutnya, hampir setiap malam almarhum mengirimkan pesan melalui WhatsApp yang berisi ajakan untuk melaksanakan salat Tahajud, memperbanyak tadarus Al-Qur'an, dan mempersiapkan diri menyambut waktu Subuh dengan ibadah.
"Pesan itu hampir setiap hari beliau sampaikan kepada saya, dan mungkin juga kepada para anak didiknya yang lain. Beliau selalu mengingatkan kami agar tidak hanya mengejar ilmu, tetapi juga memperkuat ibadah dan akhlak," kenang Entis.
Ia juga mengenang cita-cita besar almarhum dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu di Kabupaten Pandeglang.
"Beliau ingin menjadi cahaya bagi masyarakat yang membutuhkan pendidikan melalui STAI Babunnajah. Beliau selalu berpesan agar kami terus berkarya, berkembang untuk umat, membawa nama baik Babunnajah, serta berkontribusi bagi kemajuan dunia pendidikan di Provinsi Banten. Setiap kegiatan positif mahasiswa maupun alumni selalu beliau dukung," tuturnya.
Di akhir penyampaiannya, Entis mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan almarhum agar seluruh amal ibadah dan pengabdiannya diterima di sisi Allah SWT.
"Saya bersaksi bahwa almarhum adalah orang baik, memiliki dedikasi yang tinggi, dan menjadi teladan bagi generasi muda di Kabupaten Pandeglang. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan khilaf beliau, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan alam kuburnya, menempatkannya di surga terbaik, serta memberikan ketabahan dan keikhlasan kepada keluarga yang ditinggalkan. Aamiin Ya Rabbal 'Alamin," ucap Entis.
Wafatnya KH Aman Syairi AS menjadi kehilangan besar bagi dunia pendidikan Islam, keluarga besar Nahdlatul Ulama, civitas akademika Babunnajah, serta masyarakat Banten. Keteladanan, keikhlasan, dan dedikasi beliau dalam membangun pendidikan dan membina umat akan terus dikenang sebagai amal jariyah yang menginspirasi generasi penerus bangsa di kabupaten Pandeglang. (Red/Adm)



